Monday, March 4, 2019

FATAMORGANA

FATAMORGANA 
(Pingsan Di Tengah Samudra)


Ketika terbangun, aku sudah berada ditempat yang aneh, lingkungan baru yg sama sekali tidak aku kenal. Dalam cerita detektif situasi ini bisa diakibatkan efek alkohol, obat bius, atau hantaman di kepala. Dalam cerita sains fiksi, pasti berujung pada kesadaranku yg telah mengerti bahwa aku ada di semesta pararel. Dalam novel eksistensialis, Ketidakkenalan ini bisa jadi hanya karena perasaan terasing, Absurditas. Dalam karya eksperimental, misteri yg aku alami ini pasti tetap tidak akan terpecahkan dan situasinya di atasi oleh permainan-permainan teka-teki yg nyaris benang merahnya tak bisa ditemukan

Ketika aku mulai memandangi sekeliling lingkungan baru yang tak ku kenal ini dengan seksama akupun takjub terhadap segenap keindahannya dan kemudian aku berteriak sekencang-kencangnya "Tuhan katakan ini bukan fatamorgana ataupun mimpi !!!"
Selesai berteriak Seorang berjubah putih berkilauan menghampiriku dengan senyuman yg mengisyaratkan sebuah keramahan dan kesempurnaan "Bukan" katanya. Ini bukan fatamorgana ataupun mimpi. Kaulah fatamorgana dan kaulah mimpi. Maka dalam sekejap akupun lenyap. __ANTARA AKU DAN LINTASAN IMAJINASIKU__#SalamPenulis#

No comments:

Post a Comment

PALING GANTENG _Perspektif Didiq_

Mungkin kisah ini hanya sebuah narasi klasik dari kehidupan nyata sehari2 yg bisa terjadi di manapun dan kapanpun, yang mungkin terliha...