Dalam imajinasi saya sering belajar melihat dunia dlm secarik kertas lusuh, saya melihat kehidupan manusia yg semakin bodoh disana, manusia2 tak memiliki kasih lagi, mereka membenci sesama, saya menangis karena ini mengingat perintah utama Tuhan adlh mengasihi berarti manusia sudah melakukan dosa terbesar yaitu kebencian. Karena jika perintah utama adlh mengasihi maka kebencian adlh dosa terbesar.
Saya melihat tulisan yg hampir tak terbaca di sana karena sudah tercoret2 seperti terkoreksi, ada tulisan sebelumnya tetapi yg bisa terbaca dg jelas adalah “KITA HARUS TERHORMAT”. Manusia kah yg layak menerima penghormatan Bapa ?? Ahh… saya rasa tidak, Engkau lah yg layak Bapa ?? Tapi saya di tuntun berpikir positif mungkin saja tulisan yg tercoret2 dan gak bisa terbaca itu bertuliskan “Kita tidak perlu mencari kehormatan di hadapan dunia tetapi KITA HARUS TERHORMAT”. Saya bertanya lagi dlm hati kalau seperti itu keren banget sebenarnya tetapi kenapa harus di coret dan gak terlihat lagi bagian depannya… Ahhhh… Manusia kenapa banyak sekali bagian yg terbilang… Hmmm… kembali saya sedih dan meratap_
Aahh pikiran dan energi saya terkuras… saya memusingkan sebuah kertas lusuh akan segera lenyap di bakar karena mengotori pekarangan rumah.
Bukankah tempat tulisan2, gambar2 yg benar dan berguna dan tanpa coretan2 koreksi itu di KERTAS yg baru…
Saya tutup dengan Doa
“Tuhan saya peduli dengan KERTAS yg lusuh ini” karena saya melihat tertulis banyak nama di sana bahkan nama saya ada di sana”. Jangan biarkan banyak nama itu tercoret dan tak terbaca lagi Bapa…
_Salam Perjuangan & Salam Sastra ku dlm Lintasan Doa Teduhku_
No comments:
Post a Comment